Sabtu, 01 Oktober 2011

Cara Kerja "GPS" [Global Positioning System]


Pengertian GPS

GPS merupakan susunan 27 satelit (3 Cadangan) setiap satelit ini mengelilingi bumi dua kali sehari. Orbit setiap satelit diatur sedemikian rupa sehingga pada setiap saat dimana pun dimuka bumi, setidaknya satu satelit bisa “terlihat” oleh pengamat dibumi. Satelit-satelit ini memancarkan sinyal secara konstan dari ketinggian sekitar 20.000 km diatas permukaan bumi.

Tugas alat penerima sinyal GPS adalah mencari tiga atau lebih satelit-satelit ini (dengan cara mendeteksi sinyal yang dipancarkan dari satelit-satelit itu), untuk menentukan jarak setiap satelit dari penerima, dan menggunakan informasi ini untuk menentukan lokasi pengamat yang membawa penerima ini (berdasarkan garis lintang dan bujurnya). Sebagai informasi, sinya GPS ini ditransmisikan dalam frekuensi L Band, yakni pada angka 1575,42 dan 1227,60 Mhz.

Untuk menentukan lokasi pastinya, penerima sinyal GPS menggunakan prinsip matematika sederhana yang disebut trilateration. Mirip dengan metode dalam sistem navigasi terestrial, trilateration merupakan metode penentuan lokasi berdasarkan perpotongan tiga lingkaran. Karena dipakai dalam dunia nyata, lingkaran ini tentunya bersifat 3 dimensi, (berupa sebuah bola). Anggaplah setiap satelit GPS ini merupakan pusat bola tersebut, sedangkan penerima merupakan lokasi yang ingin ditentukan. Penerima sinyal GPS ini lalu akan mencari perpotongan dari ketiga bola ini (dimana ketiganya saling bersinggungan pada satu titik). Titik hasil persinggungan ketiga bola inilah yang menjadi lokasi penerima sinyal GPS, atau dalam hal ini merupakan lokasi orang yang membawa alat penerima tersebut.

Karena bersifat tiga dimensi, bukan hanya letak atau lokasi pasti alat penerima yang bisa ditentukan, melainkan juga ketinggiannya dari permukaan bumi. Ini membuat sistem GPS sesuai dipakai oleh dunia penerbangan untuk menentukan lokasi pesawat saat berada diudara.

Ini Adalah contoh cara kerja GPS pada kendaraan :

Kendaraan yang dimonitor dipasangi suatu alat yang disebut Vehicle Tracking Device. Alat ini menggunakan sensor GPS untuk mengetahui posisi, kecepatan, dan arah kendaraan tersebut. Pengguna tinggal mengirimkan SMS atau miss-call ke Vehicle Tracking Device. Tunggu beberapa saat, maka alat akan mengirimkan SMS ke pengguna yang berisi informasi lokasi terakhir, kecepatan, dan arah.

Jika fitur GPRS diaktifkan, maka data pada kendaraan tersebut dikirim oleh alat ke Server melalui media komunikasi GPRS di atas jaringan GSM. GPRS digunakan sebagai media komunikasi karena memiliki kelebihan dalam hal biaya operasional rendah dan reliabilitas pengiriman data yang tinggi. Server kemudian merekam dan menganalisa setiap data posisi yang dikirim oleh kendaraan. Server ini akan menyediakan infromasi bagi Pemakai melalui aplikasi Google Earth versi desktop, web, atau bahkan PDA dan smart phone.


Server juga berfungsi untuk mengirim alert baik kepada user yang sedang di kendaraan maupun kepada pemilik kendaraan tersebut melalui SMS. Pemakai dapat melihat posisi dan rute kendaraan dalam bentuk peta. Pemakai juga dapat melihat laporan, hasil analisa dan melakukan setting ke Vehicle Tracking Device baik melalui aplikasi client maupun dari web.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar